BAB III
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Hacker
Terminologi peretas (Hacker) muncul pada awal tahun 1960-an
di antara para anggota organisasi mahasiswa
Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts
Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu
perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan
sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris "hacker"
pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang
memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang
lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.
Kemudian pada tahun 1983,
istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun
tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap
kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan kode
area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut
dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat
Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los
Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya,
sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok
lain yang menyebut-nyebut diri sebagai peretas, padahal bukan. Mereka ini
(terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan
mengakali telepon (phreaking). Peretas sejati menyebut orang-orang
ini cracker dan tidak suka bergaul dengan mereka. Peretas
sejati memandang crackersebagai orang malas, tidak bertanggung
jawab, dan tidak terlalu cerdas. Peretas sejati tidak setuju jika dikatakan
bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi peretas.
Para peretas mengadakan pertemuan tahunan, yaitu
setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan peretas terbesar di
dunia tersebut dinamakan Def Con.
Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi
yang berkaitan dengan aktivitas peretasan.
Peretas memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman
masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker.
Banyak orang memahami bahwa peretaslah yang mengakibatkan kerugian pihak
tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan
kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka adalah cracker. Cracker-lah
menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat
lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem.
Atas alasan ini biasanya para peretas dipahami dibagi menjadi
dua golongan: White Hat Hackers,
yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut
dengan istilah Black Hat Hackers.
2.2 Kategori Hacker
White hat
· Seorang hacker topi putih
istirahat keamanan untuk alasan non-berbahaya, misalnya pengujian sistem
keamanan mereka sendiri. Klasifikasi ini juga mencakup individu yang melakukan
tes penetrasi dan penilaian kerentanan dalam perjanjian kontrak. Seringkali, jenis
hacker ‘topi putih’ disebut hacker etis. International Council of Electronic
Commerce Consultants, juga dikenal sebagai EC-Council telah mengembangkan
sertifikasi, courseware, kelas, dan pelatihan online yang mencakup beragam
arena Ethical Hacking.
Black hat
· Seorang hacker topi hitam,
kadang-kadang disebut cracker, adalah seseorang yang melanggar keamanan
komputer tanpa otorisasi atau menggunakan teknologi (biasanya sebuah komputer,
sistem telepon atau jaringan) untuk alasan berbahaya seperti vandalisme,
penipuan kartu kredit, pencurian identitas, pembajakan, atau jenis lainnya
kegiatan ilegal
Blue hat
· Seorang hacker topi biru
adalah seseorang di luar perusahaan konsultan keamanan komputer yang digunakan
untuk menguji sistem bug sebelum peluncurannya, mencari eksploitasi sehingga
mereka bisa ditutup. Microsoft juga menggunakan BlueHat istilah untuk mewakili
serangkaian acara briefing keamanan.
Grey hat
· Seorang hacker topi abu-abu
kombinasi dari Black Hat dan White Hat Hacker. Sebuah Grey Hat Hacker bisa
surfing internet dan hack ke dalam sistem komputer untuk tujuan tunggal
memberitahu administrator bahwa sistem mereka telah di-hack, misalnya. Kemudian
mereka mungkin menawarkan untuk memperbaiki sistem mereka untuk biaya yang
kecil.
Elite hacker
· Sebuah status sosial antara
hacker, elit digunakan untuk menggambarkan yang paling terampil. Baru ditemukan
eksploitasi akan beredar di antara para hacker. kelompok Elite seperti Masters
of Deception diberikan semacam kredibilitas pada anggota mereka . 86,90,117
Elite (misalnya 31337) memberikan jangka berbicara Leet namanya.
Script kiddie
· Sebuah script kiddie adalah
non-ahli yang menerobos masuk ke dalam sistem komputer dengan menggunakan
pra-paket alat otomatis ditulis oleh orang lain, biasanya dengan sedikit
pemahaman tentang script-konsep yang mendasari maka istilah (yaitu rencana
sudah diatur sebelumnya atau serangkaian kegiatan) kiddie (yaitu anak
pengetahuan, kurang anak-seorang individu dan pengalaman, belum matang).
Orang baru
· A, orang baru “n00b”, atau
“newbie” adalah seseorang yang baru untuk hacking atau phreaking dan hampir
tidak ada pengetahuan atau pengalaman kerja teknologi, dan hacking.
Hactivist
· hacktivist adalah hacker yang
menggunakan teknologi untuk mengumumkan pesan sosial, ideologi, agama, atau
politik. Secara umum, hacktivism paling melibatkan perusakan situs atau
serangan denial-of-service(DOS). Dalam kasus yang lebih ekstrim, hacktivism
digunakan sebagai alat untuk cyberterrorism.
Pendekatan khas dalam serangan terhadap sistem yang
tersambung ke Internet adalah:
1. Jaringan pencacahan: Menemukan
informasi tentang target dimaksud.
2. Analisis Kerentanan:
Mengidentifikasi cara potensial serangan.
3. Eksploitasi: Mencoba untuk
berkompromi sistem dengan menggunakan celah-celah keamanan yang ditemukan
melalui analisis kerentanan
· Untuk melakukannya, ada
beberapa alat berulang perdagangan dan teknik yang digunakan oleh penjahat
komputer dan ahli keamanan.
2.3 Contoh Kasus CyberCrime
Didalam Materi pembahasan ini kami akan membahas pokok
masalah tentang Cyber Crime. Kami sebagai penyusun makalah ini mengambil contoh
salah satu kasus tentang “ Penyerangan Situs Resmi Israel “ yang tergolong
dalam jenis Cyber Crime yaitu Hacker.
Cybercrime itu sendiri adalah kejahatan di dalam dunia
maya ( internet ) . masalah kemanan salah satu hal yang sangat diperlukan.
Karena tanpa keamanan bisa saja data data dan sistem yang ada di internet di
curi orang lain. Sering kali sebuah sistem jaringan berbasis internet mempunyai
kelemahan tersendiri atau yang disebut juga lubang keamanan (hole).
2.3.1 Penyerangan Situs Resmi Israel
Tidak
dipungkiri lagi bahwa negara israel telah membuat semua negara muslim
(khususnya) dan juga negara lainnya menjadi kesal terhadap agresi israel yang
terus berkonflik dengan negara timur tengah. Tidak hanya dalam hal logistik
saja,namun bantuan yang diluncurkan kepada negara timur tengah terjadi juga
dalam dunia maya dengan penyerangan situs resmi israel. Beberapa hacker
terkenal dengan contoh Anonymus melakukan penyerangan terhadap
israel dengan membajak situs resmi mereka. Berikut contoh kabar berita mengenai
hal tersebut :
Beberapa kelompok hacker baru saja melakukan kolaborasi dalam melakukan
penyerangan situs milik pemerintah Israel. Situs tersebut adalah situs resmi
Mossad yang merupakan sebuah lembaga intelejen Israel. Tercatat tiga kelompok
hacker telah melakukan penyerangan secara bersamaan, yakni Anonymous, RedHack
dan Sector 404. Dan, dalam penyerangan cyber tersebut, para hacker pun
berhasil
mencuri beberapa data rahasia yang ada di situs Mossad.gov.il. Dari metode
penyerangan yang dilakukan, nampak bahwa para hacker tersebut melakukannya
secara terorganisir. Dikutip dari HackRead, hacker Sector 404 bertugas untuk
melancarkan serangan distributed denial-of-service (DDOS). Sementara Anonymous
dan RedHack bertugas untuk mengambil data rahasia.
Dalam data tersebut,
terdapat informasi personal mengenai 30 ribu orang. Orang-orang tersebut pun
berasal dari berbagai kalangan, dari para politisi, pegawai pemerintah, militer
serta petugas kepolisian.
(Via Softpedia)
Pernyataan perang dari kelompok
aktivis hacker Anonymous kepada Israel akhirnya diwujudkan. Pada 7 April
kemarin, salah satu kelompok hacker terbesar dunia ini pun telah melancarkan
serangan cyber kepada situs-situs milik Israel. Aksi ini pun mereka sebut sebagai
#OpIsrael.
Dalam pernyataannya, terdapat
situs-situs penting milik Pemerintah Israel yang diklaim telah mereka
lumpuhkan. Situs-situs tersebut antara lain adalah situs Kepolisian Israel,
Perdana Menteri Israel, Biro Statistik serta Departemen Pertahanan Israel.
Total dalam aksi tersebut, Anonymous
mengklaim telah menjatuhkan sebanyak 100 ribu situs Israel. Tak hanya itu,
mereka juga telah meretas sebanyak 40 ribu akun Facebook serta 30 ribu akun
bank milik orang-orang Israel. Tak kurang pihak Anonymous memperkirakan telah
membuat rugi pemerintah Israel sebesar 3 miliar USD.
Namun hal tersebut disanggah oleh
pihak Israel. Perwakilan dari Biro Cyber Nasional Israel, Yitzhak Ben Yisrael
mengatakan bahwa tidak ada kerusakan yang berarti dalam aksi 7 April tersebut.
“Anonymous tidak memiliki kemampuan untuk menghancurkan infrastruktur vital
milik negara,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Aksi ini sendiri merupakan sebuah
bentuk protes yang dilakukan oleh Anonymous karena perlakuan Israel terhadap
warga Palestina. Dan, aksi ini bukanlah yang pertama kalinya. Pada November
lalu, sebuah aksi serupa juga pernah dilakukan.
(Via Cnet)
2.3.2 Hacker indonesia turut menyerang situs israel
Negara indonesia pun tidak ketinggalan dalam memberi bantuan kepada negara
timur tengah khususnya dalam dunia maya indonesia juga turut menyerang situs
resmi. Karena jiwa sosial sebagai sesama muslim tentu indonesia tidak tinggal
diam dengan yang terjadi terhadap negara timur tengah, khususnya
Palestina dan Libanon. Dibawah ini salah satu berita tentang materi yang akan
dibahas.
· Peretas
Indonesia Juga Bantu Serang Israel
KOMPAS.com — Ancaman kelompok
aktivis hacker (peretas) Anonymous untuk melakukan serangan
terorganisasi terhadap situs web Israel benar-benar terbukti. Mulai 7 April
kemarin, Anonymous telah meretas sejumlah situs web penting milik Israel.
Misi yang
dijuluki #OpIsrael merupakan bagian dari aksi global
Anonymous, yang mengajak semua peretas untuk menjalankan misi "menghapus
Israel dari internet".
Serangan
yang diklaim telah melumpuhkan 100.000 situs sejak #OpIsrael dilancarkan
pada awal April didukung cukup banyak peretas dari berbagai negara.
Nama
dari Indonesia pun ternyata tercatat ikut "meramaikan"
serangan siber ini. Seperti dilansir situshackersnewsbulletin.com,
terdapat seorang peretas asal Indonesia yang menamakan dirinya Blankon33,
terdata ikut meretas situs web berdomain Israel,
Blankon33
tercatat melakukan penyerangan terhadap tiga situs Israel, yaitu:
1.https://smarteq.co.il/lib/_uploads/images/images.php
2.http://web.ramgat.co.il/includes/x.html
3.http://qsi.co.il
Selain
kelompok tersebut, ada satu kelompok lagi yang menamakan dirinya Aceh Cyber
Team. Memang tak ada informasi yang menyebutkan kelompok tersebut dari
Indonesia, Fan Page Facebook #OpsIsrael hanya menyebutkan Aceh Cyber Team ikut
mendukung serangan ini, dengan meretas sebanyak 95 situs Israel.
2.3.3 Balasan yang diberikan pihak israel
Dalam
pembahasan ini akan menerangkan reaksi yang di lakukan oleh pihak israel.
Ternyata pemerintah israel pun tidak tinggal diam dengan apa yang dilakukan
oleh para hacker hacker negara lain terhadap situs mereka. Sebagai contoh
dengan pembajakan akun twitter hacker “anonymous” walaupun penyerangan ini
kurang berarti namun penyerangan ini sebagai salah satu contoh upaya pembalasan
oleh pihak hacker dari israel. Dibawah ini rangkuman materi dari berita yang
tersebar.
· Giliran Situs
Anonymous Diserang Hacker Israel
INILAH.COM, California
- Meski hari ini (7/4) internet di Israel diserang secara masif oleh Anonymous,
namun para hacker di sana juga turut memberi perlawanan balik.
Seperti
dikutip dari forum di Inagist,
salah satu anggota forum tersebut membeberkan screen-shot dari situs Anonymous yang telah diretas oleh
seorang peretas bernama ThisR.
Akun Twitter
bernama @th3j35t3r yang menyerang situs Anonymous mengatakan
bahwa "OpIsrael tidak ada apa-apanya!! Kini saatnya untuk
memberitahukan yang sebenarnya mengenai Israel,"."Situs Anti-Israel
Anonymous #OpIsrael kini telah diretas pula oleh Israel. Kini situs tersebut
memainkan lagu kebangsaan warga Israel."
Operasi serangan dengan nama
#OpIsrael tersebut dilakukan Anonymous dengan motif mendukung rakyat Palestina
yang terus tertindas oleh Israel.
Anonymous mengatakan bahwa serangan #OpIsrael bakal
jadi serangan internet terbesar dalam sejarah manusia dan akan 'menghapus'
Israel dari peta internet dunia.
· Israel anggap #opIsrael gagal
Meski Anonymous mengklaim telah meretas sejumlah situs web penting Israel.
Namun, Pemerintah Israel menyatakan belum ada gangguan berarti dan tetap
tenang.
Yitzhak Ben Yisrael dari Biro Keamanan Siber Israel mengatakan kepada AP,
Sabtu (6/4/2013), bahwa sebagian besar peretas gagal melumpuhkan situs web
penting. "Seperti yang kita harapkan, hampir tidak ada kerusakan.
Anonymous tidak memiliki kemampuan untuk merusak infrastruktur vital
negara," ujarnya.
Menurut Annie Machon, mantan agen lembaga keamanan Military Intelegence,
Section 5 (MI5) dari Inggris, serangan yang dilancarkan Anonymous tidaklah
berusaha untuk mencuri informasi apa pun. Ia berpendapat, ini hanyalah aksi
protes terorganisasi terhadap negara tertentu.
"Apa yang mereka lakukan hanyalah melumpuhkan dan membuat celaka situs
organisasi besar sehingga masyarakat dapat menyadari bahwa di sini adalah
masalah yang harus ditangani," ucap Machon.
Hal senada diungkapkan pendiri sekaligus CEO MiddleEasterNet, Dr Tal Pavel.
"Meskipun beberapa situs telah dibajak dan rusak, tapi tidak ada informasi
yang bocor. Tidak ada kerusakan yang telah dilakukan untuk sistem inti atau
infrastruktur situs utama Israel," jelas Pavel.
2.6
Penanggulangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar