Selasa, 12 November 2013


BAB III
PEMBAHASAN
2.1  Sejarah Hacker
            Terminologi peretas (Hacker) muncul pada awal tahun 1960-an di antara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris "hacker" pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.
Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.



Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri sebagai peretas, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Peretas sejati menyebut orang-orang ini cracker dan tidak suka bergaul dengan mereka. Peretas sejati memandang crackersebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Peretas sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi peretas.
Para peretas mengadakan pertemuan tahunan, yaitu setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan peretas terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas peretasan.
Peretas memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa peretaslah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka adalah crackerCracker-lah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para peretas dipahami dibagi menjadi dua golongan: White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.

2.2  Kategori Hacker
White hat
·         Seorang hacker topi putih istirahat keamanan untuk alasan non-berbahaya, misalnya pengujian sistem keamanan mereka sendiri. Klasifikasi ini juga mencakup individu yang melakukan tes penetrasi dan penilaian kerentanan dalam perjanjian kontrak. Seringkali, jenis hacker ‘topi putih’ disebut hacker etis. International Council of Electronic Commerce Consultants, juga dikenal sebagai EC-Council telah mengembangkan sertifikasi, courseware, kelas, dan pelatihan online yang mencakup beragam arena Ethical Hacking.





Black hat
·         Seorang hacker topi hitam, kadang-kadang disebut cracker, adalah seseorang yang melanggar keamanan komputer tanpa otorisasi atau menggunakan teknologi (biasanya sebuah komputer, sistem telepon atau jaringan) untuk alasan berbahaya seperti vandalisme, penipuan kartu kredit, pencurian identitas, pembajakan, atau jenis lainnya kegiatan ilegal

Blue hat
·         Seorang hacker topi biru adalah seseorang di luar perusahaan konsultan keamanan komputer yang digunakan untuk menguji sistem bug sebelum peluncurannya, mencari eksploitasi sehingga mereka bisa ditutup. Microsoft juga menggunakan BlueHat istilah untuk mewakili serangkaian acara briefing keamanan.

Grey hat
·         Seorang hacker topi abu-abu kombinasi dari Black Hat dan White Hat Hacker. Sebuah Grey Hat Hacker bisa surfing internet dan hack ke dalam sistem komputer untuk tujuan tunggal memberitahu administrator bahwa sistem mereka telah di-hack, misalnya. Kemudian mereka mungkin menawarkan untuk memperbaiki sistem mereka untuk biaya yang kecil.

Elite hacker
·         Sebuah status sosial antara hacker, elit digunakan untuk menggambarkan yang paling terampil. Baru ditemukan eksploitasi akan beredar di antara para hacker. kelompok Elite seperti Masters of Deception diberikan semacam kredibilitas pada anggota mereka . 86,90,117 Elite (misalnya 31337) memberikan jangka berbicara Leet namanya.



Script kiddie
·         Sebuah script kiddie adalah non-ahli yang menerobos masuk ke dalam sistem komputer dengan menggunakan pra-paket alat otomatis ditulis oleh orang lain, biasanya dengan sedikit pemahaman tentang script-konsep yang mendasari maka istilah (yaitu rencana sudah diatur sebelumnya atau serangkaian kegiatan) kiddie (yaitu anak pengetahuan, kurang anak-seorang individu dan pengalaman, belum matang).

Orang baru
·         A, orang baru “n00b”, atau “newbie” adalah seseorang yang baru untuk hacking atau phreaking dan hampir tidak ada pengetahuan atau pengalaman kerja teknologi, dan hacking.

Hactivist
·         hacktivist adalah hacker yang menggunakan teknologi untuk mengumumkan pesan sosial, ideologi, agama, atau politik. Secara umum, hacktivism paling melibatkan perusakan situs atau serangan denial-of-service(DOS). Dalam kasus yang lebih ekstrim, hacktivism digunakan sebagai alat untuk cyberterrorism.
Pendekatan khas dalam serangan terhadap sistem yang tersambung ke Internet adalah:
1.      Jaringan pencacahan: Menemukan informasi tentang target dimaksud.
2.      Analisis Kerentanan: Mengidentifikasi cara potensial serangan.
3.      Eksploitasi: Mencoba untuk berkompromi sistem dengan menggunakan celah-celah keamanan yang ditemukan melalui analisis kerentanan
·         Untuk melakukannya, ada beberapa alat berulang perdagangan dan teknik yang digunakan oleh penjahat komputer dan ahli keamanan.


2.3  Contoh Kasus CyberCrime
Didalam Materi pembahasan ini kami akan membahas pokok masalah tentang Cyber Crime. Kami sebagai penyusun makalah ini mengambil contoh salah satu kasus tentang “ Penyerangan Situs Resmi Israel “ yang tergolong dalam jenis Cyber Crime yaitu Hacker.
Cybercrime itu sendiri adalah kejahatan di dalam dunia maya ( internet ) . masalah kemanan salah satu hal yang sangat diperlukan. Karena tanpa keamanan bisa saja data data dan sistem yang ada di internet di curi orang lain. Sering kali sebuah sistem jaringan berbasis internet mempunyai kelemahan tersendiri atau yang disebut juga lubang keamanan (hole).

2.3.1 Penyerangan Situs Resmi Israel
            Tidak dipungkiri lagi bahwa negara israel telah membuat semua negara muslim (khususnya) dan juga negara lainnya menjadi kesal terhadap agresi israel yang terus berkonflik dengan negara timur tengah. Tidak hanya dalam hal logistik saja,namun bantuan yang diluncurkan kepada negara timur tengah terjadi juga dalam dunia maya dengan penyerangan situs resmi israel. Beberapa hacker terkenal dengan contoh Anonymus melakukan penyerangan terhadap israel dengan membajak situs resmi mereka. Berikut contoh kabar berita mengenai hal tersebut :  





Beberapa kelompok hacker baru saja melakukan kolaborasi dalam melakukan penyerangan situs milik pemerintah Israel. Situs tersebut adalah situs resmi Mossad yang merupakan sebuah lembaga intelejen Israel. Tercatat tiga kelompok hacker telah melakukan penyerangan secara bersamaan, yakni Anonymous, RedHack dan Sector 404. Dan, dalam penyerangan cyber tersebut, para hacker pun                 berhasil mencuri beberapa data rahasia yang ada di situs Mossad.gov.il. Dari metode penyerangan yang dilakukan, nampak bahwa para hacker tersebut melakukannya secara terorganisir. Dikutip dari HackRead, hacker Sector 404 bertugas untuk melancarkan serangan distributed denial-of-service (DDOS). Sementara Anonymous dan RedHack bertugas untuk mengambil data rahasia.
Dalam data tersebut, terdapat informasi personal mengenai 30 ribu orang. Orang-orang tersebut pun berasal dari berbagai kalangan, dari para politisi, pegawai pemerintah, militer serta petugas kepolisian.
(Via Softpedia)









Pernyataan perang dari kelompok aktivis hacker Anonymous kepada Israel akhirnya diwujudkan. Pada 7 April kemarin, salah satu kelompok hacker terbesar dunia ini pun telah melancarkan serangan cyber kepada situs-situs milik Israel. Aksi ini pun mereka sebut sebagai #OpIsrael.
Dalam pernyataannya, terdapat situs-situs penting milik Pemerintah Israel yang diklaim telah mereka lumpuhkan. Situs-situs tersebut antara lain adalah situs Kepolisian Israel, Perdana Menteri Israel, Biro Statistik serta Departemen Pertahanan Israel.
Total dalam aksi tersebut, Anonymous mengklaim telah menjatuhkan sebanyak 100 ribu situs Israel. Tak hanya itu, mereka juga telah meretas sebanyak 40 ribu akun Facebook serta 30 ribu akun bank milik orang-orang Israel. Tak kurang pihak Anonymous memperkirakan telah membuat rugi pemerintah Israel sebesar 3 miliar USD.
Namun hal tersebut disanggah oleh pihak Israel. Perwakilan dari Biro Cyber Nasional Israel, Yitzhak Ben Yisrael mengatakan bahwa tidak ada kerusakan yang berarti dalam aksi 7 April tersebut. “Anonymous tidak memiliki kemampuan untuk menghancurkan infrastruktur vital milik negara,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Aksi ini sendiri merupakan sebuah bentuk protes yang dilakukan oleh Anonymous karena perlakuan Israel terhadap warga Palestina. Dan, aksi ini bukanlah yang pertama kalinya. Pada November lalu, sebuah aksi serupa juga pernah dilakukan.
(Via Cnet)
  2.3.2 Hacker indonesia turut menyerang situs israel
            Negara indonesia pun tidak ketinggalan dalam memberi bantuan kepada negara timur tengah khususnya dalam dunia maya indonesia juga turut menyerang situs resmi. Karena jiwa sosial sebagai sesama muslim tentu indonesia tidak tinggal diam dengan yang terjadi terhadap negara timur tengah, khususnya Palestina dan Libanon. Dibawah ini salah satu berita tentang materi yang akan dibahas.
·         Peretas Indonesia Juga Bantu Serang Israel

KOMPAS.com — Ancaman kelompok aktivis hacker (peretas) Anonymous untuk melakukan serangan terorganisasi terhadap situs web Israel benar-benar terbukti. Mulai 7 April kemarin, Anonymous telah meretas sejumlah situs web penting milik Israel.

Misi yang dijuluki #OpIsrael merupakan bagian dari aksi global Anonymous, yang mengajak semua peretas untuk menjalankan misi "menghapus Israel dari internet".

Serangan yang diklaim telah melumpuhkan 100.000 situs sejak #OpIsrael dilancarkan pada awal April didukung cukup banyak peretas dari berbagai negara.

Nama dari Indonesia pun ternyata tercatat ikut "meramaikan" serangan siber ini. Seperti dilansir situshackersnewsbulletin.com, terdapat seorang peretas asal Indonesia yang menamakan dirinya Blankon33, terdata ikut meretas situs web berdomain Israel,
Blankon33 tercatat melakukan penyerangan terhadap tiga situs Israel, yaitu:
1.https://smarteq.co.il/lib/_uploads/images/images.php
2.http://web.ramgat.co.il/includes/x.html
3.http://qsi.co.il

Selain kelompok tersebut, ada satu kelompok lagi yang menamakan dirinya Aceh Cyber Team. Memang tak ada informasi yang menyebutkan kelompok tersebut dari Indonesia, Fan Page Facebook #OpsIsrael hanya menyebutkan Aceh Cyber Team ikut mendukung serangan ini, dengan meretas sebanyak 95 situs Israel.

2.3.3 Balasan yang diberikan pihak israel
           
Dalam pembahasan ini akan menerangkan reaksi yang di lakukan oleh pihak israel. Ternyata pemerintah israel pun tidak tinggal diam dengan apa yang dilakukan oleh para hacker hacker negara lain terhadap situs mereka. Sebagai contoh dengan pembajakan akun twitter hacker “anonymous” walaupun penyerangan ini kurang berarti namun penyerangan ini sebagai salah satu contoh upaya pembalasan oleh pihak hacker dari israel. Dibawah ini rangkuman materi dari berita yang tersebar.

·         Giliran Situs Anonymous Diserang Hacker Israel

INILAH.COM, California - Meski hari ini (7/4) internet di Israel diserang secara masif oleh Anonymous, namun para hacker di sana juga turut memberi perlawanan balik.

Seperti dikutip dari forum di Inagist, salah satu anggota forum tersebut membeberkan screen-shot dari situs Anonymous yang telah diretas oleh seorang peretas bernama ThisR.
Akun Twitter bernama @th3j35t3r yang menyerang situs Anonymous mengatakan bahwa "OpIsrael tidak ada apa-apanya!! Kini saatnya untuk memberitahukan yang sebenarnya mengenai Israel,"."Situs Anti-Israel Anonymous #OpIsrael kini telah diretas pula oleh Israel. Kini situs tersebut memainkan lagu kebangsaan warga Israel."
Operasi serangan dengan nama #OpIsrael tersebut dilakukan Anonymous dengan motif mendukung rakyat Palestina yang terus tertindas oleh Israel.
Anonymous mengatakan bahwa serangan #OpIsrael bakal jadi serangan internet terbesar dalam sejarah manusia dan akan 'menghapus' Israel dari peta internet dunia.

·         Israel anggap #opIsrael gagal

      Meski Anonymous mengklaim telah meretas sejumlah situs web penting Israel. Namun, Pemerintah Israel menyatakan belum ada gangguan berarti dan tetap tenang.

     Yitzhak Ben Yisrael dari Biro Keamanan Siber Israel mengatakan kepada AP, Sabtu (6/4/2013), bahwa sebagian besar peretas gagal melumpuhkan situs web penting. "Seperti yang kita harapkan, hampir tidak ada kerusakan. Anonymous tidak memiliki kemampuan untuk merusak infrastruktur vital negara," ujarnya.

     Menurut Annie Machon, mantan agen lembaga keamanan Military Intelegence, Section 5 (MI5) dari Inggris, serangan yang dilancarkan Anonymous tidaklah berusaha untuk mencuri informasi apa pun. Ia berpendapat, ini hanyalah aksi protes terorganisasi terhadap negara tertentu.

     "Apa yang mereka lakukan hanyalah melumpuhkan dan membuat celaka situs organisasi besar sehingga masyarakat dapat menyadari bahwa di sini adalah masalah yang harus ditangani," ucap Machon.

      Hal senada diungkapkan pendiri sekaligus CEO MiddleEasterNet, Dr Tal Pavel. "Meskipun beberapa situs telah dibajak dan rusak, tapi tidak ada informasi yang bocor. Tidak ada kerusakan yang telah dilakukan untuk sistem inti atau infrastruktur situs utama Israel," jelas Pavel.



 2.6   Penanggulangan














Tidak ada komentar:

Posting Komentar